Bank Arto Moro baru-baru ini menjajaki kemitraan strategis dengan Universitas Diponegoro (Undip). Pembahasan kerja sama tersebut dilaksanakan di Gedung Widya Puraya, Undip, pada Selasa (3/9), dan dihadiri oleh Direktur Utama Bank Arto Moro bersama jajaran serta Kepala Biro Inovasi dan Kerja Sama (BIKS) Undip dengan pihak terkait lainnya.
Sebagai bank yang terus tumbuh dan berkembang dengan pesat, Bank Arto Moro telah berhasil menjadi bank rural nomor satu di Kota Semarang. Dalam upaya mempertahankan capaian tersebut, Bank Arto Moro terus berupaya menciptakan SDM yang unggul. Kerja sama dengan Undip tentu menjadi kesempatan emas, mengingat Undip penghasil lulusan terbaik dengan meraih peringkat satu sebagai Universitas dengan alumni paling cepat mendapat pekerjaan―data QS Ranking for Employability 2021-2022.
Kolaborasi Mencetak SDM Unggul
Kerja sama ini mencakup sejumlah inisiatif strategis. Salah satunya adalah penyediaan tempat magang bagi mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip). Selain itu, terbuka pula peluang kerja bagi para lulusan baru untuk bergabung dengan Bank Arto Moro.
Kesepakatan ini juga mencakup program praktisi mengajar. Melalui program tersebut, dosen Undip akan memberikan pelatihan dan pembekalan kepada karyawan Bank Arto Moro. Sebaliknya, praktisi dari Bank Arto Moro akan berbagi pengalaman serta praktik langsung dunia perbankan kepada mahasiswa.
Dalam pertemuan tersebut, Direktur Utama Bank Arto Moro, Darmawan S.sos, MM, mengungkapkan begitu antusias terhadap kolaborasi ini. “Kami sangat bersemangat menjajaki kerja sama dengan Unidip, karena ini merupakan langkah strategis kami dalam mempersiapkan talenta-talenta unggul dan sumber daya manusia berkualitas di masa depan,” ujarnya.
Darmawan juga menambahkan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan visi Bank Arto Moro dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten. “Inisiatif ini sejalan dengan visi kami untuk menciptakan SDM yang berkualitas. Dengan melibatkan akademisi Undip, tentu akan membantu kami dalam mencapai tujuan tersebut sehingga bisa memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional,” tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Undip memaparkan tiga indikator utama untuk mengevaluasi hasil pendidikan yang diberikan kepada mahasiswanya. Indikator pertama adalah mahasiswa yang aktif mencari pekerjaan (jobseeker), indikator kedua adalah mahasiswa yang memulai usaha mereka sendiri sebagai wirausahawan, dan indikator ketiga adalah mahasiswa yang memilih untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
Kepala Biro Inovasi dan Kerja Sama Undip, Dwi Cahyo Agus Setyawan, SKM, M.Si., menyambut baik inisiatif dari Bank Arto Moro. “Kami sangat mengapresiasi langkah baik yang diinisiasi oleh Bank Arto Moro. Langkah ini begitu sejalan dengan tujuan kami untuk membantu mahasiswa dalam memilih berbagai pilihan karier yang bermanfaat, baik sebagai jobseeker, wirausahawan, maupun dalam melanjutkan studi mereka,” ungkap Agus.
Melek Keuangan: Jalin Kerja Sama dengan STEKOM Perkuat Literasi Keuangan
Konsisten Bangun SDM Berkualitas
Sebagai bagian dari kerja sama ini, terdapat pula inisiatif praktisi mengajar. Praktisi dunia perbankan dari Bank Arto Moro akan memberikan sharing kepada para mahasiswa, sejalan dengan program terbaru ‘Gencarkan’ dari OJK. Sedangkan dosen-dosen dari Undip akan memberikan pelatihan dan pembekalan kepada karyawan-karyawan Bank Arto Moro agar tercipta SDM yang unggul.
Hadirnya kerja sama dengan institusi pendidikan ini bukanlah yang pertama bagi Bank Arto Moro.
Sebelumnya, BPR yang masuk dalam TOP100 BPR 2024 tersebut telah menjalin kolaborasi dengan sejumlah universitas terkemuka. Di antaranya Untag, Unissula, STIE, serta Universitas Semarang (USM).
Sebagai tindak lanjut dari penjajakan kerja sama ini, kedua belah pihak berencana menandatangani Nota Kesepahaman (MoU). MoU tersebut akan menjadi landasan resmi dalam pelaksanaan berbagai program yang telah dibahas. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
Bagi Bank Arto Moro, kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung pencapaian rencana strategis (Renstra) perusahaan. Targetnya adalah menjadi BPR terbaik, tidak hanya di Jawa Tengah, tetapi juga secara nasional.
Sementara itu, bagi Undip, kerja sama ini diharapkan dapat membantu mahasiswa menghadapi tantangan dunia profesional. Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kontribusi perguruan tinggi terhadap pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat luas.