Bank Indonesia (BI) mencatat kinerja fungsi intermediasi perbankan terus menunjukkan tren positif pada kuartal III 2022. Pertumbuhan kredit perbankan secara tahunan (year on year/yoy) mencapai 10,62 persen pada Agustus 2022. Pertumbuhan tersebut relatif merata pada seluruh jenis penggunaan kredit, mulai dari kredit modal kerja, konsumsi, hingga investasi. Mayoritas penyaluran terjadi pada sektor-sektor ekonomi produktif.
Penguatan fungsi intermediasi juga terlihat pada perbankan syariah. Pembiayaan perbankan syariah tumbuh 18,7 persen (yoy) pada Agustus 2022. Sementara itu, kredit UMKM mencatat pertumbuhan 16,77 persen, dengan kontribusi terbesar berasal dari segmen mikro.
Di tengah tren positif tersebut, BPR Arto Moro menjadi salah satu pelaku industri perbankan yang mampu mencatatkan kinerja impresif. Hingga akhir September 2022, BPR peraih Infobank Award 2022 ini membukukan pertumbuhan aset sebesar 69 persen (yoy) menjadi Rp761 miliar. Penyaluran kredit tumbuh 66 persen menjadi Rp479 miliar, sedangkan dana pihak ketiga meningkat 55 persen menjadi Rp437 miliar.
Capaian tersebut mendapat apresiasi luas dari berbagai pemangku kepentingan. Setelah sebelumnya menjadi tuan rumah BPR Gathering & Seminar yang dihadiri 141 BPR dari Jawa Tengah, DIY, dan Bali, kini giliran 10 BPRS dari berbagai daerah kunjungi kantor pusat BPR Arto Moro.
Sharing Pengelolaan dan Strategi Perbankan

Kunjungan berlangsung pada Selasa (18/10) di kantor pusat BPR Arto Moro, Jalan Elang Raya No. 99, Mangunharjo, Tembalang, Semarang. Para peserta berasal dari Kalimantan, Sumatera, Jawa, hingga Batam.
Beberapa BPRS yang hadir antara lain BPRS Harta Insan Karimah Tangerang (Banten), BPRS Al Falah Banyuasin (Sumatera Selatan), BPRS Sungai Pua Bukittinggi (Sumatera Barat), serta BPRS Barkah Gemadana Banjarmasin (Kalimantan Selatan). Kunjungan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dan mempelajari strategi pengelolaan perbankan yang diterapkan BPR Arto Moro.
Rombongan BPRS disambut langsung oleh Direktur Utama BPR Arto Moro, Darmawan, S.Sos, didampingi Komisaris Utama sekaligus Pemegang Saham Pengendali (PSP) Dr. H. Subyakto, SH, MH, MM, serta jajaran eksekutif perusahaan.
Darmawan menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi kehormatan sekaligus kebanggaan bagi BPR Arto Moro. Ia berharap forum berbagi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta. “Setelah sebelumnya menerima kunjungan 141 BPR dari Jawa Tengah, DIY, dan Bali, kini kami mendapat kehormatan dikunjungi 10 BPRS dari berbagai daerah di Indonesia. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan kepercayaan stakeholder,” ujar Darmawan.
Baca Juga: Kunjungan BNI Kanwil 05 Semarang ke Bank Arto Moro
Apresiasi dari Pimpinan BPRS
Sementara itu, Komisaris Utama BPRS Harta Insan Karimah Tangerang, Zahrul Hadiprabowo, mengaku terkesan dengan kinerja dan pengelolaan BPR Arto Moro. Menurutnya, manajemen yang solid menjadi kunci pertumbuhan perusahaan yang cepat dan sehat.
“Kesan pertama kami sangat luar biasa. Gedung yang representatif dan pengelolaan manajemen yang baik menjadi daya tarik tersendiri bagi nasabah. Ini bisa menjadi contoh bagi BPRS lainnya,” kata Zahrul.
Ia menambahkan, kolaborasi dan pertukaran pengalaman antarlembaga perbankan diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi perekonomian dan masyarakat.
Hal senada disampaikan Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, S.Sos, SH, MSP, pengurus BPRS Medan sekaligus anggota DPD RI dari Dapil Sumatera Utara. Ia mengaku termotivasi setelah melihat langsung operasional dan kinerja BPR Arto Moro. “Ini kesempatan berharga bagi kami. Kunjungan ini memberikan banyak inspirasi dan semangat untuk terus bersinergi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.