Last Updated on January 6, 2026
Banjir kembali melanda beberapa titik wilayah Kota Semarang akibat hujan dengan intensitas tinggi. Hujan selama tiga hari tanpa henti ditambah meluapnya sungai di sejumlah titik memperparah kondisi banjir. Meskipun banjir bukan menjadi hal yang asing bagi masyarakat setempat, tetapi banjir tahun ini menjadi yang terparah dalam beberapa tahun terakhir.
Banjir yang kerap melanda Kota Semarang menimbulkan kerugian besar, terutama bagi warga di wilayah rawan. Di tengah kondisi tersebut, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan. Merespons hal itu, Bank Arto Moro menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan ‘Arto Moro Peduli’ kepada korban banjir di sejumlah wilayah terdampak.
Kasi SDM Bank Arto Moro, Tedy Ariyanto, bersama tim melakukan kunjungan ke sejumlah wilayah terdampak banjir, pada Sabtu (16/3). Lokasi yang dikunjungi antara lain Krapyak, Pleburan, dan Genuk. Kunjungan ini bertujuan memantau kondisi terkini sekaligus menyalurkan bantuan. “Program Arto Moro Peduli diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak korban banjjir, seperti perbaikan rumah dan penggantian barang yang rusak akibat banjir,” ujar Tedy.
Tedy juga menyoroti pentingnya kerjasama antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam mengatasi masalah ini. Beliau menilai banjir berulang melanda Kota Semarang merupakan cerminan dari infrastruktur dan manajemen lingkungan yang buruk. “Perlu respons lebih efektif dari pemerintah dan pihak terkait. Kondisi banjir tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak signifikan terhadap ekonomi dan kesejahteraan umum,” jelas Tedy
Arto Moro Peduli: Berikan Dukungan Kegiatan Berani Gundul 2024
Komitmen Arto Moro Peduli
Direktur Utama Bank Arto Moro, Darmawan S.Sos, mengungkapkan rasa prihatin atas musibah banjir yang melanda Kota Semarang. “Kami berkomitmen menjadi mitra yang dapat diandalkan bagi masyarakat ketika menghadapi berbagai cobaan, termasuk banjir ini. Bank Arto Moro memastikan bahwa proses penyaluran bantuan dilakukan dengan cepat dan efisien, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat yang terdampak banjir,” ujar Darmawan.
Darmawan juga menyatakan bahwa langkah ini sebagai panggilan kemanusiaan untuk berdiri bersama masyarakat yang terdampak bencana. Melalui program CSR (Corporate Social Responsibility), mereka berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada para korban banjir, tidak hanya sebagai bentuk tanggung jawab sosial, tetapi juga sebagai ekspresi dari nilai-nilai kepedulian yang menjadi landasan perusahaan
“Melalui Program Arto Moro Peduli, perusahaan berupaya menghadirkan dampak positif bagi masyarakat dan karyawan yang membutuhkan. Inisiatif ini bukan hanya tentang bantuan, melainkan bukti nyata kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan bersama,” tambahnya.
Solidaritas dan empati yang ditunjukkan oleh Bank Arto Moro telah membangun fondasi kokoh bagi keberlanjutan sosial dan ekonomi masyarakat luas. Bantuan dan kepedulian ini juga menjadi dorongan moral yang dibutuhkan para korban dalam proses pemulihan pascabanjir. Tindakan ini telah membuktikan bahwa program CSR perusahaan bukan sekadar slogan kosong, melainkan nilai yang diterapkan dalam tindakan nyata.




