Last Updated on January 9, 2026
Tren kenaikan suku bunga deposito perbankan mendorong pertumbuhan dana simpanan nasabah atau Dana Pihak Ketiga (DPK). Dana Pihak Ketiga merupakan dana yang dipercayakan masyarakat kepada bank berdasarkan perjanjian penyimpanan. Simpanan tersebut dapat berbentuk giro, deposito, sertifikat deposito, tabungan, maupun bentuk lain yang dipersamakan.
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), total dana pihak ketiga (DPK) perbankan per Februari 2023 mencapai Rp7.775,7 triliun, tumbuh 9,1 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan tersebut banyak ditopang oleh dana murah atau current account savings account (CASA).
Porsi dana murah yang terdiri dari giro dan tabungan terhadap DPK mencapai 62,60 persen atau mencapai Rp4.687,7 triliun. Sedangkan simpanan berjangka pada Februari 2023 tumbuh mencapai Rp2.908,1 triliun, naik 5,5 persen yoy dibandingkan bulan sebelumnya tumbuh 3,3 persen yoy.
Banyak pihak menilai bahwa tren kenaikan DPK tersebut dipicu tren peningkatan suku bunga simpanan, terutama deposito berjangka. Mengutip data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), rata-rata suku bunga simpanan meningkat sejak Agustus 2022 dan cenderung semakin cepat.
Per periode 1 Maret 2023-31 Mei 2023, LPS mencatat tingkat bunga penjaminan simpanan rupiah di bank umum sebesar 4,25 persen dan simpanan valas sebesar 2,25 persen. Adapun tingkat bunga penjaminan simpanan rupiah di BPR adalah sebesar 6,75 persen.
Pertumbuhan Dana Terus Meningkat
Direktur Utama BPR Arto Moro, Darmawan S.Sos, mengatakan kenaikan dana simpanan masyarakat di perbankan salah satunya dipengaruhi oleh peningkatan tingkat bunga penjaminan. Hingga Februari 2023, BPR Arto Moro mencatat pertumbuhan aset sebesar Rp863 miliar atau naik 64 persen secara tahunan (yoy).
Pertumbuhan kredit mencapai Rp580 miliar atau meningkat 61 persen (yoy). Sementara itu, dana simpanan masyarakat tumbuh sebesar Rp445 miliar atau naik 48 persen (yoy). Catatan positif tersebut mendorong optimisme BPR Arto Moro terhadap pertumbuhan Dana Pihak Ketiga sepanjang tahun 2023.
Darmawan menyebut, peningkatan dana simpanan ini mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap BPR Arto Moro, khususnya di wilayah Semarang dan Jawa Tengah. Menurutnya, tanpa rasa percaya dan keyakinan, masyarakat tidak akan bersedia menempatkan dananya di bank. Oleh karena itu, BPR Arto Moro terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk tanggung jawab atas kepercayaan nasabah dan masyarakat.
Pada tahun 2023, BPR Arto Moro memproyeksikan pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar Rp730 miliar, naik sebesar 90% (yoy). Untuk mencapai target tersebut, menurut Darmawan, BPR Arto Moro telah menyiapkan serangkaian strategi, diantaranya adalah menambah portofolio produk perbankan, intensifikasi sosialisasi dan promosi, pemanfaatan digitalisasi, dan pemberian promo serta hadiah.
“BPR Arto Moro mempunyai produk deposito dengan bunga hingga maksimal LPS yaitu sebesar 6,75%, berhadiah Emas, voucher belanja, gratis souvenir, dan layanan pick up service ke tempat nasabah. Tahun ini kami juga mulai menyiapkan layanan deposito secara online ,” tutur Darmawan.
Baca Juga: BPR Arto Moro Optimis Masuki 2023
Strategi Tingkatkan Dana Simpanan
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan dana murah dari masyarakat, BPR Arto Moro terus menggiatkan sosialisasi dan penghimpunan tabungan. Kegiatan tersebut dilakukan melalui berbagai saluran, baik secara online maupun offline. Salah satu bentuk sosialisasi offline adalah dengan mengikuti pameran. Beberapa waktu lalu, BPR Arto Moro turut berpartisipasi dalam pameran Kadin yang digelar di Paragon Mall dan Ciputra Mall Semarang.
“Mengikuti pameran dan sosialisasi produk tabungan serta deposito langsung ke pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan merupakan cara kami untuk lebih dekat dengan masyarakat. Respon masyarakat sangat bagus. Kami juga banyak mendapatkan input mengenai apa harapan masyarakat terkait produk simpanan dan deposito yang lebih dikehendaki,” katanya.
Terkait produk tabungan, Darmawan menyampaikan bahwa pada pertengahan April 2023 akan digelar pengundian program tabungan SimpHaTi (Simpanan Berhadiah Pasti). Dalam program tersebut, puluhan hadiah telah disiapkan bagi nasabah tabungan SimpHaTi di BPR Arto Moro. Hadiah yang diundi antara lain emas batangan, magic com, kipas angin, dan dispenser.
Selain itu, BPR Arto Moro juga akan menggelar undian tabungan Tasbam periode ke-6. Program ini menawarkan berbagai hadiah menarik berupa produk elektronik, dengan hadiah utama sepeda motor. Melalui berbagai inovasi produk dan peningkatan kualitas layanan, Darmawan optimistis BPR Arto Moro akan semakin dipercaya. Ia juga meyakini langkah tersebut dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.




